Cara kerja dan Cara hidup

26.Feb.2020 08:20

Tidak perlu meminta maaf dengan mengatakan “Maaf karena memiliki career blank (berhenti kerja sementara)” ── Kepada para ibu yang akan kembali bekerja, melangkahlah dengan penuh rasa percaya diri

Grafik yang menunjukkan rasio angkatan kerja wanita di Jepang berdasarkan umur disebut “Kurva huruf M”, di mana terjadi penurunan yang drastis terutama di usia 30 – 40 tahun. Selama ini disampaikan bahwa penyebab munculnya “lembah” adalah karena mereka meninggalkan pekerjaannya untuk melahirkan dan mengasuh anak.

Perusahaan Amerika yang bernama iRelaunch memberikan dukungan kepada tenaga profesional wanita yang ingin kembali bekerja setelah melewati masa “career blank (berhenti kerja sementara)” yang hanya dimiliki oleh wanita. Selama ini perusahaan tersebut telah berhasil mengirimkan banyak sumber daya ke perusahaan ternama sebagai tenaga ahli.

Mrs. Yuka Nakane selaku General Manager Business Support Cybozu dan Mrs. Miwa Tanaka selaku CEO Waris bertanya mengenai para ibu yang kembali bekerja kepada Mrs. Carol Coehen selaku CEO iRelaunch yang ceramahnya di TED Talk telah diputar sebanyak 12 juta kali di seluruh dunia.

Bagaimana para wanita yang berpendidikan tinggi dan telah meninggalkan pekerjaannya bisa kembali lagi dari “career blank” ?

  • Yuka Nakane

    Saat ini usia saya 39 tahun, dan saya sering mendengar bahwa teman-teman di sekitar saya berhenti untuk berkarir setelah melahirkan anaknya. Hal ini amat di sayangkan karena di antara mereka ada juga yang memiliki kemampuan yang unggul, tetapi terpaksa harus berhenti sebagai hasil pemilihan yang pasif. Di Jepang, wanita dengan latar belakang pendidikan yang tinggi memiliki probabilitas yang tinggi juga untuk meninggalkan pekerjaannya, atau dengan kata lain ada data yang mendukung bahwa lembah dari kurva M-nya dalam.

    Para ibu yang tengah membesarkan anaknya dan berhenti dari pekerjaannya karena melahirkan dan mengasuh anak, sedikit banyak pernah mengalami career break (rehat dari pekerjaan) dalam karirnya. Tetapi jika tempat kerja, atau lingkungan mengizinkannya untuk berperan kembali sebagai sumber daya yang berpengalaman dalam kerja tim, mereka bisa disiapkan sebagai sumber daya yang akan diperoleh setelah melewati masa rehat, sehingga bisa mewujudkan tempat kerja atau tim yang lebih baik lagi.
    Kami berpikir bahwa Cybozu memiliki landasan untuk menerima sumber daya yang beragam, sehingga sempat beberapa kali mempertimbangkan untuk mempekerjakan para wanita yang pernah career blank. Tetapi meskipun mengetahui keberadaan para wanita tersebut, kami tetap tidak bisa bertemu mereka di pasar tenaga kerja. Oleh karena itu, kami meminta bantuan kepada Waris yang berpengalaman dalam mempertemukan para wanita yang unggul.

  • Miwa Tanaka

    Sekali berhenti berkarir, akan sulit bagi diri ini untuk melangkah dan kembali bekerja. Permasalahan di Jepang adalah para wanita yang cerdas berhenti dari pekerjaan dan berada di rumah untuk mengasuh anaknya.

    Jika melihat statistik jumlah angkatan kerja di Jepang berdasarkan umur dan latar belakang pendidikan, untuk latar belakang pendidikan tidak ada perbedaan antara pria dan wanita, tetapi semakin tinggi latar belakang pendidikan wanita, maka semakin tinggi juga rasio turnover-nya. Ini lah yang dihadapi Jepang saat ini.

  • Carol Cohen

    Di Amerika pun banyak wanita yang meninggalkan pekerjaannya. Tidak hanya wanita, tetapi pria juga. Alasannya adalah mengasuh anak atau untuk merawat, mencari apa yang diinginkan oleh dirinya, dsb., sangat beragam. Yang mencolok di Amerika adalah sebanyak 2,6 juta wanita lulusan universitas dengan rentang usia 25 hingga 54 tahun berada di luar populasi pekerja, atau dengan kata lain tidak bekerja.

Mrs. Carol Cohen selaku CEO dari iRelaunch. Mengenai internship (magang) yang diadopsi di Amerika, beliau menjelaskan bahwa “Di tahun 2008, Goldman Sachs (GS) dan Sara Lee yang sekarang sudah tidak ada lagi, memulai internship bagi yang kembali bekerja. Kemudian di tahun 2013-2014, 5 perusahaan keuangan terbesar yang global seperti GS, JP. Morgan, Morgan Stanley, MetLife, dan Credit Suisse menerapkan internship bagi orang yang menginginkan untuk kembali bekerja setelah melewati masa rehat di karirnya. Di perusahaan engineering, banyak perusahaan ternama yang merakyat seperti IBM, GM, Caterpillar dsb. yang menerapkannya secara luas. “.

  • Carol Cohen

    Pada keluarga kaya dan kelas menengah, sebanyak 22% wanita menjadi ibu rumah tangga. Sejak didirikan pada tahun 2007, iRelaunch memberikan dukungan kepada sumber daya profesional yang berhenti dari karirnya untuk kembali bekerja, dimulai dari penerimaan internship (magang) hingga program pendidikan sumber daya agar langsung menjadi karyawan tetap di perusahaan tersebut.
    Dari 4500 orang yang telah kami beri dukungan, 100% merupakan lulusan universitas dengan 93% wanita dan 70% memiliki gelar master. Di Amerika, program internship yang ditujukan bagi sumber daya yang memiliki masa rehat di karirnya dimulai sejak tahun 2008.

    Cirikhas dari program ini adalah prosentase pemagang yang diangkat menjadi karyawan tetap sangat tinggi, yaitu sebesar 50-90%. Bahkan untuk perusahaan di bidang engineering, angkanya bisa lebih tinggi lagi.

Di Jepang, sekali pekerjaan tersebut ditinggalkan, maka karirnya menjadi 0. Tetapi, mengapa rasio kembali bekerja di Amerika tinggi?

  • Miwa Tanaka

    Di Jepang, sekali pekerjaan tersebut ditinggalkan, karirnya menjadi 0 dan tidak lagi mendapatkan penilaian sebagai sumber daya. Lalu, mengapa di Amerika rasio penerimaan pekerja dari pemagang menjadi karyawan tetap tinggi?

  • Carol Cohen

    Mungkin karena di Amerika kondisinya berbeda. Masa-masa meninggalkan pekerjaan bukanlah career “blank” (waktu kosong), tetapi career “break” (waktu istirahat dan rehat).

    Pihak perusahaan akan berusaha mencari tahu secara detil tentang pekerjaan yang dilakukan sebelum memasuki career break oleh pelamar yang akan kembali bekerja. Kemudian orang yang mengharapkan untuk kembali bekerja tersebut akan menuliskan pengalaman kerjanya secara detil agar dapat menjelaskan “Apa yang telah dilakukan dan bisa dilakukan oleh dirinya” setelah career break.

    Rasio persaingan program internship sangat tinggi, yaitu dari ratusan orang pelamar, yang terpilih hanya 25 orang. Karena yang berkumpul adalah orang-orang dengan kemampuan dan motivasi yang tinggi.

  • Miwa Tanaka

    Begitu, ya.

Mrs. Miwa Tanaka. Berpengalaman sebagai wartawan editor selama lebih dari 10 tahun di penerbit Nikkei Home dan Nikkei BP. Terutama banyak melakukan liputan terkait cara hidup dan cara kerja wanita di majalah “Nikkei Woman”. Total responden wanita yang diliput dan diteliti adalah lebih dari 30 ribu orang. Setelah sempat menjadi freelance, beliau menjadi co-founder Waris yang memperkenalkan “Pekerjaan profesional yang fleksibel” kepada wanita.

  • Carol Cohen

    Bagi yang akan mempekerjakan juga dituntut untuk memiliki kemampuan profesional yang tinggi, dan di sini terdapat 3 tipe manager dalam rekrutmen.

    Yang pertama adalah orang yang langsung mengangkat tangannya karena setuju dan menjalankan program uji coba. Dari contoh yang terjadi pada teman saya atau di keluarga perempuan ――ibu atau kakak-adik, istri――, kebanyakan dari para manager tersebut adalah orang yang bisa memahami bahwa wanita memiliki career break dalam hidupnya. Yang ke-2 adalah meskipun pada awalnya skeptis, tetapi setelah melihat contoh di perusahaan lain, mereka mau menerapkannya di kesempatan berikutnya. Kemudian yang ke-3 adalah orang yang sejak awal tidak mau terlibat sama sekali.

    Untuk manager tipe ke-3, ada kalanya orang yang memiliki kemampuan tinggi dan berpengaruh di dalam perusahaan akan menceritakan pengalamannya atau membujuknya agar mau menerima orang yang kembali dari career break.

  • Yuka Nakane

    Kalau begitu, saya adalah tipe yang pertama, ya? Secara beruntung ada di sekitar mereka . Tentu saja saya akan langsung angkat tangan untuk menyetujui internship seperti itu.

Tips pendekatan untuk mendapatkan pengertian dari keluarga

  • Miwa Tanaka

    Bagi wanita, merubah siklus hidup untuk mulai bekerja setelah career break bukanlah perkara yang mudah. Pendekatan seperti apa yang harus dilakukan terhadap keluarga dan masyarakat?

  • Carol Cohen

    Seperti yang saya tulis di buku, pertama-tama perlu melakukan komunikasi yang aktif dengan pasangan atau anak, dan orang-orang dari beragam lapisan usia.

Buku yang ditulis Mrs. Cohen berjudul『Back on the Career Track: A Guide for Stay-at-Home Moms Who Want to Return to Work』

  • Carol Cohen

    Sebelum melakukan kegiatan untuk kembali bekerja, misalnya saat “mencari pekerjaan” libatkanlah orang-orang dan mintalah pendapat mereka. Kemudian bagikan juga cerita ketika gagal dalam wawancara kerja, sehingga tunjukkan saja dengan jujur tentang sisi gelap maupun terangnya.

    Kemudian penting juga untuk memahami bahwa dengan kembali bekerja, waktu bersama keluarga akan berkurang, tetapi bukan berarti memberikan “penolakan” terhadap keluarga . Saya cenderung memberikan masukan seperti “Mari kita tekankan bahwa ini sama dengan memanfaatkan waktu yang dimiliki diri kita, yang selama ini tidak dimanfaatkan.”.

  • Yuka Nakane

    Iya, betul sekali.

  • Carol Cohen

    Jika istri kembali bekerja, maka akan ada keterkaitan yang besar dengan kondisi pekerjaan pasangannya dan tahapan yang akan dilaluinya dalam berkarir. Oleh karena itu, lebih baik dibicarakan bersama sebagai suami-istri apakah pekerjaannya berjalan dengan lancar, atau apakah ada kekhawatiran masa depan karena prestasi yang buruk, pemutusan hubungan kerja, dsb.

  • Miwa Tanaka

    Betul sekali, ya.

  • Carol Cohen

    Adanya sumber pemasukan kedua dapat meringankan beban pasangan yang selama ini hanya berjuang seorang sendiri untuk mendapatkan penghasilan keluarga. Ini adalah berita baiknya.

    Tetapi di sisi lain akan muncul kekhawatiran mengenai pembagian pekerjaan rumah tangga yang selama ini tidak ada. Contoh yang paling umum adalah dalam mengasuh anak. Jangan bimbang setelah membandingkan biaya untuk mengasuh anak dengan pendapatan yang akan diperoleh seorang ibu. Harus dipikirkan berdasarkan pendapatan 2 orang sebagai investasi masa depan.

  • Miwa Tanaka

    Bagaimana mendapatkan pengertian dari keluarga dengan cara yang terbaik merupakan poin yang susah, ya.

    Ketika Cybozu x Waris mengadakan internship bagi ibu yang akan berkarir, ada anak dari peserta internship yang bertanya ”Apakah mama menyukaiku?”, tetapi saya rasa pemahaman keluarga akan tumbuh setelah masa pemagangan selesai.

  • Yuka Nakane

    Internship tidak hanya menjadi masalah bagi orang yang bersangkutan dan perusahaan, tetapi bagi keluarga juga merupakan intern (pengalaman bekerja), ya. Saya benar-benar merasakan bahwa semua pihak yang terlibat berusaha untuk mencoba lingkungan baru dan gaya hidup baru.

Bagi anak-anak, apa yang dilakukan oleh ibunya di jam yang tidak terlihat olehnya adalah sebuah misteri

  • Carol Cohen

    Saya sendiri berhenti dari pekerjaan yang full time untuk membesarkan 4 orang anak, dan mengalami masa career break selama 11 tahun. Masa-masa ketika harus kembali ke tempat kerja benar-benar penuh tantangan.

    Anak akan terbiasa di lingkungan yang dilahirkan, sehingga anak yang dilahirkan oleh orang tua yang bekerja akan menganggap itu adalah hal yang wajar. Sebaliknya jika orang tuanya berada di rumah, anak juga akan menganggap itulah yang wajar.

    Kita perlu memahami bahwa ketika orang yang akan kembali bekerja mengalami perubahan besar terhadap dirinya atau kehidupannya, keluarga juga akan merasakan perubahan lingkungan yang besar, ya?

  • Yuka Nakane

    Betul.

  • Carol Cohen

    Misalnya bagi anak kecil yang dititipkan di tempat penitipan anak oleh ibunya yang selama ini berada di rumah, selama ditinggalkan dia akan merasakan misteri terhadap apa yang dilakukan oleh ibunya. Untuk mendapatkan pengertian anak, sang ibu harus dapat menguraikan hal tersebut.

  • Yuka Nakane

    Memang benar bahwa “Bagi anak balita, apa yang dilakukan oleh ibunya di jam yang tidak terlihat olehnya adalah sebuah misteri”, ya.

Yuka Nakane. Operating officer, General Manager Business Support Cybozu Inc. “Cybozu memiliki mimpi agar produknya dapat digunakan di seluruh dunia, sehinga membutuhkan banyak rekan-rekan yang unggul. Tetapi saat ini Jepang mengalami penurunan populasi tenaga kerja akibat angka kelahiran yang rendah, sehingga memiliki tugas bagaimana caranya untuk mendapatkan sumber daya manusia dengan kemampuan yang tinggi. Kami berpikir bahwa “Yang dimaksud dengan “bekerja” tidak hanya berada di tempat dan waktu yang sama”, sehingga kami membuat aturan kepegawaian yang memungkinkan untuk melakukan cara kerja yang beragam dalam melakukan reformasi cara kerja.”.

  • Carol Cohen

    Ada baiknya untuk mengajaknya ke kantor dan memperlihatkan tempat kerjanya, ya. Bisa juga bercerita sambil memperlihatkan foto gedung tempat bekerja. Foto tempat penitipan anak (tempat anak berada di siang hari) dan foto gedung tempat kerja (tempat ibu berada di siang hari), atau bisa juga membuat papan untuk menulis kejadian di tempat penitipan anak dan tempat kerja.

  • Yuka Nakane

    Itu ide yang bagus. Anak saya sudah tidak balita lagi, tetapi mendengar hal tersebut jadi seperti diingatkan.

  • Carol Cohen

    Tetapi perlu berhati-hati juga, karena apa yang “dilakukan demi anak” oleh ibu, bisa jadi hanya dilakukan untuk diri sang ibu sendiri.

  • Miwa Tanaka

    Maksudnya bagaimana, ya?

  • Carol Cohen

    Saya berikan contoh tentang seorang ibu yang memiliki 3 anak laki-laki. Keluarga tersebut memiliki aturan untuk membicarakan kejadian hari itu bersama seluruh anggota keluarga setelah pulang ke rumah.

    Tetapi sebenarnya anak-anak tidak tertarik terhadap hal tersebut dan hanya ingin bermain tangkap bola di halaman, sehingga muncullah perselisihan dalam kebutuhan masing-masing. Akhirnya aturan yang ditentukan oleh orang tua tersebut dihentikan dan dirubah dengan kebijakan mengizinkannya melakukan hal-hal yang ingin dilakukan, dan ini berhasil.

  • Contoh lain
  • Carol Cohen

    Jadi seperti beberapa contoh tersebut, jangan mengeluarkan anak dari area pekerjaan sang ibu, tetapi ikut dilibatkan dan mengerjakannya bersama agar bisa memahami pekerjaan ibunya.

  • Miwa Tanaka

    Jadi keluarga juga dilibatkan dalam pemagangan, ya.

  • Carol Cohen

    Betul. Untuk contoh yang lebih detil, biasanya setelah liburan musim panas atau musim dingin selesai, kita akan menyiapkan tas anak sebelum masuk sekolah. Hal yang sama juga bisa dilakukan terhadap ibu yang akan kembali bekerja. Ibu bisa melakukan “Pemeriksaan barang bawaan tas kerja mama” bersama sang anak.

    Jika memiliki anak yang sudah besar, bisa dilibatkan juga dalam kegiatan mencari kerja, seperti memintanya untuk memeriksa apakah daftar riwayat hidupnya sudah ditulis dengan benar, dan meminta pendapat tentang 10 kelebihan yang dimiliki oleh dirinya jika dilihat dari sudut pandang anak.

  • Yuka Nakane

    Penting untuk menunjukkan dalam bentuk kata-kata dan perilaku bahwa “Kembali bekerja merupakan hal yang penting bagi keluarga dan bukan berarti melupakan keluarga. Inginnya dicoba bersama-sama”.

  • Carol Cohen

    Anak akan merasa khawatir jika ibunya tidak ada di rumah.

    Dengan mengajaknya untuk menyelesaikan perubahan yang baru bersama-sama, anak akan turut serta menjadi bagian dari perubahan, sehingga anak akan merasa tenang.

    Tipsnya adalah karena harus mulai bekerja, kita harus aktif untuk berkomunikasi dengan keluarga dan memiliki waktu untuk meminta bantuan kepada pasangan.

    Akhir-akhir ini ayah muda atau pria dengan pekerjaan spesialis lebih memiliki pengertian. Jika mendengarkan cerita dari suami yang istrinya kembali bekerja, saya mendapatkan jawaban yang positif seperti “Selama ini saya tidak pernah melakukan kegiatan bersama dengan anak, tetapi setelah istri saya kembali bekerja, saya jadi memiliki waktu untuk ngobrol dengan anak saat mengantar-jemput anak”.

  • Yuka Nakane

    Betul sekali.

  • Carol Cohen

    Hubungan pertemanan dengan teman seangkatan yang mengikuti internship juga penting. Karena memulai program yang sama di saat yang sama, orang yang memiliki kondisi yang mirip akan merasa sebagai “teman seperjuangan”, sehingga bisa menjadi sangat akrab, misalnya jadi bisa makan siang bersama seminggu sekali.

    Sebagai sesama pemagang yang bukan lulusan baru maupun middle career dan memiliki kedudukan yang unik sebagai “hibrida”, akan lebih mudah untuk saling berbagi masalah.

  • Miwa Tanaka

    Di internship bagi ibu yang berkarir yang diadakan oleh Cybozu pun terjalin persahabatan antar pemagang, ya.

HRD perusahaan Jepang harus tahu ── Orang yang bekerja kembali adalah pekerja yang penuh daya tarik karena memiliki perasaan yang matang dan semangat yang tinggi

  • Yuka Nakane

    HRD di perusahaan Jepang cenderung memiliki sikap yang skeptis terhadap sumber daya yang memiliki masa blank yang panjang dan memiliki anggapan “Jangan-jangan kemampuannya sudah kuno”.

  • Carol Cohen

    HRD di Amerika juga mengkhawatirkan hal yang sama, tetapi kemampuan yang bersifat teknikal hanyalah sebuah tren di zamannya, sehingga bisa diperbaharui oleh masing-masing personil.

    Bagi perusahaan yang berkecimpung di bidang pengembangan, yang penting dalam perektrutan kembali adalah orang tersebut dapat memperbaharui kemampuannya dengan tanggung jawabnya sendiri dan menggunakan waktu serta uangnya sendiri. Karena jika orang tersebut sudah memperbaharui kemampuan yang sesuai zamannya dan dapat diakui, maka perusahaan akan memutuskan untuk merekrut orang tersebut.

“Tidak perlu panik. Kemampuan dasar IT bisa disiapkan ketika sedang mencari kerja, tetapi kemampuan lainnya cukup diperoleh di akhir masa career break. Misalnya dengan mengambil kurus daring, atau bisa juga diajari oleh murid sekolah menengah umum. Microsoft bahkan menyediakan kursus yang dapat diikuti di toko.” (Mrs. Cohen)

  • Yuka Nakane

    Selama ini masyarakat Jepang memegang kuat lifetime employment (bekerja seumur hidup), tetapi ke depannya saya berharap agar bisa mempelajari kembali kategori baru atau ilmu baru, lepas dari ada atau tidaknya career blank. Jika bisa menjadi masyarakat yang terbuka dan bisa menerima karir yang tidak hanya berasal dari 1 jalur, hal tersebut bisa mewujudkan kesuksesan dan kebahagiaan pribadi.

  • Carol Cohen

    Itu sama saja dengan mengatakan “Pengertian kalian terhadap orang yang kembali bekerja berkebalikan dengan kenyataan”, atau “Orang yang kembali bekerja bertemu dengan perusahaan di timing terbaik dalam hidupnya” kepada perusahaan.
    Orang yang kembali bekerja sudah mengakhiri cuti mengasuh anak dan mengalami tahapan kehidupan yang stabil. Suami yang harus pindah tempat kerjanya juga sedikit. Maka dari itu merupakan pekerja yang penuh daya tarik karena memiliki perasaan yang matang dan semangat yang tinggi.

  • Yuka Nakane

    Mungkin di generasi berikutnya orang akan bekerja sampai usia 75 tahun, sehingga perlu pembelajaran ulang dan harus mencoba kembali. Alangkah baiknya jika hal ini bisa diterima.

  • Miwa Tanaka

    Jadi, setiap orang yang berharap untuk kembali bekerja diperlakukan secara profesional, ya. Yang luar biasa adalah tidak menganggap orang yang memiliki career break sebagai orang yang “kasihan”, tetapi dengan menunjukkan sikap untuk menerima mereka dengan pemikiran, silakan kembali ke tempat kerja dengan meningkatkan kemampuannya agar derajatnya meningkat.

  • Carol Cohen

    Betul sekali. Kemudian saya ingin mengatakan kepada orang yang akan kembali bekerja bahwa “Tidak perlu meminta maaf karena sempat blank. Karena mulai sekarang anda akan terbang menuju kehidupan karir yang lebih luas.”.

    Saat wawancara pun, saya memintanya untuk percaya diri dengan mengganggap dirinyalah yang paling hebat dan merupakan calon yang tepat. Setelah itu saya akan memintanya untuk menceritakan pekerjaannya secara detil dengan penuh semangat, seolah-olah baru kemarin dia mengerjakannya.

    Mungkin ada perbedaan nilai-nilai dengan Jepang, tetapi saya ingin perusahaan di Jepang bisa mengetahui bahwa orang yang akan kembali bekerja setelah melewati masa career break adalah sumber daya yang unggul dan berguna. Dan ini tidak berlaku hanya untuk wanita, tetapi juga bagi pria yang akan kembali bekerja.

  • Yuka Nakane

    Saya mendapatkan keberanian yang sangat besar setelah mendengarkan cerita dari Mrs. Cohen. Berarti perjuangan kami selama ini tidak salah. Mungkin Jepang lah yang pertama kali memperjuangkan dengan serius tentang karir ibu yang akan kembali bekerja.

    Menuntut kemandirian dari masing-masing personil dan tidak memandang sebelah mata hanya karena kedudukannya sebagai orang yang akan kembali bekerja. Dalam kondisi apapun menyadari bahwa memiliki tanggung jawab untuk bekerja dan mengasah kemampuannya. Saya ingin agar masyarakat bisa menjadi seperti itu.

Teks : Tamaki Kawasaki / Dokumentasi : Makiko Tanigawa

Artikel ini berasal dari Cybozu Style yang dicetak ulang.

https://cybozushiki.cybozu.co.jp/

SNS Share